Spread the love

Apakah ArnoldusWea.com netral atau membawa maksud tertentu?

Kami sering mendapat pertanyaan ini, yang menjurus pada rasa curiga, kondisi ini semakin menjadi-jadi mengingat kami menggunakan nama yang spesifik, ArnoldusWea, sesuatu yang tidak umum dalam media Indonesia, meski kita juga tahu media semacam Media Indonesia punya nama berbeda dari pemilik, tetapi tetap saja amat partisan dengan Surya Paloh, atau Tv One dengan Bakrie, atau MNC Group dengan Hary Tanoe.

Tetapi baiklah kami akan menjawab itu.

Pertama, kami bersyukur bahwa ada kritik untuk kami, itu artinya Anda menaruh perhatian kepada kami.Terimakasih!

Kedua, kami tidak percaya bahwa media bisa atau—yang lebih penting—harus netral. Yang harus dikejar oleh media (khususnya media jurnalistik) adalah independensi, bukan netralitas.

Media sering dituntut untuk netral, untuk tidak memihak. Namun, tuntutan ini mustahil dipenuhi. Walau bagaimanapun, pekerja (termasuk pemilik) media pastinya adalah manusia yang punya nilai-nilai subjektif yang seringkali memengaruhi bentuk kerja dan tujuan media.

Begitu pula kami, meskipun kami bukan media jurnalistik. Semua kontributor kami tentu memiliki pendapat dan “keberpihakan” masing-masing.

Namun, segala keputusan-keputusan di dalam ruang redaksi berkaitan dengan isi konten dibuat tanpa intervensi dari elemen-elemen luar redaksi, seperti pemilik kami, kepentingan bisnis, politisi, atau aparat negara.

Satu nilai keberpihakan yang selalu menjadi pegangan kami, adalah keberpihakan terhadap publik. Media idealnya ada untuk membantu publik mengenali, menilai masalah, dan membuat keputusan.

Keberpihakan ini pun, tentu saja, harus berdasarkan pada data dan analisis yang bisa dipertanggungjawabkan.

Ketiga, media tidak seharusnya netral, media seharusnya objektif. Ada perbedaan besar di antara keduanya. Dan ini adalah perbedaan yang telah hilang pada media arus utama untuk sementara waktu. Sekarang kami coba mengisi ceruk ini.

Jika media menuliskan sebuah catatan secara objektif dan itu benar-benar menganggu subjek yang ditulis, itu bukan bias. Itu adalah hari yang menyedihkan bagi subjek yang ditulis. Sesederhana itu

Keempat, orang yang dikritik tentu akan berteriak bahwa media tidak adil terhadap mereka ketika media menulis keburukan mereka.

Yang benar bahwa bukan tugas media untuk memutuskan apa yang adil dan tidak adil bagi siapapun. Tugas media adalah meluruskan hal yang dianggap keliru—apa pun itu. Kebenaran menyakitkan?. Tentu saja.

Kelima, dalam proses kerja kami harus memutuskan suara siapa, dan pandangan gagasan mana, yang dapat diterima dalam wacana publik, apa yang orang dan perspektif mana yang memiliki hak untuk didengar. Dengan cara ini kami bertanggung jawab untuk memberikan legitimasi pada sebuah pandangan yang kami dan publik inginkan. 

Keenam, Anda bisa terus menilai langkah kami ke depan dengan kritik dan masukan. Kami jelas berbahagia untuk itu. 

Terimakasih, salam hormat, kami ingin bertumbuh bersama Anda

 

Redaksi ArnoldusWea.com


Spread the love